Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
facebook
youtube
instagram
Ilmu Komunikasi-Program studi terbaik di Sumatera Utara
Call Support 085121100093
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • Fungsionaris
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • KERJASAMA
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • Jurnal
      • Lapor AOC
      • Dosen Penasehat Akademik
    • JADWAL AKADEMIK
      • Jadwal Kuliah
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • Jadwal Seminar Dan Sidang
      • Jadwal UTS
      • Jadwal UAS
      • Jadwal Semester Antara
      • Rencana Wisuda
      • JADWAL PEMBAYARAN
    • KALENDER AKADEMIK
    • Kurikulum
      • SEMESTER I
      • SEMESTER II
      • SEMESTER III
      • SEMESTER IV
      • SEMESTER V
      • SEMESTER VI
      • SEMESTER VII
      • SEMESTER VIII
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • PRESTASI PRODI
    • LABORATORIUM
      • infomasi Laboratorium
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
      • Beasiswa KIP – Kuliah
      • Beasiswa Bank Indonesia (BI)
      • Beasiswa YPHAS (Rangking SLTA/Sederajat)
      • Beasiswa YPHAS (Bersaudara Kandung & Anak Dosen / Karyawan)
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Jurnal Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • OPAC
      • GMAIL
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Dosen Prodi
    • Blog Dosen
    • Aktivitas Dosen
    • Prestasi Dosen
    • Jurnal Dosen
    • AOC
    • TKTD
    • E-Learning
    • OPAC UMA
    • WEBMAIL
  • ARSIP
    • ALUR SKRIPSI
    • Pengumuman
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
  • HUBUNGI KAMI

7 seni manajemen Komunikasi Interpersonal Efektif pada Komunikasi Kesehatan

Home > Artikel > 7 seni manajemen Komunikasi Interpersonal Efektif pada Komunikasi Kesehatan

7 seni manajemen Komunikasi Interpersonal Efektif pada Komunikasi Kesehatan

Posted on January 19, 2022January 19, 2022 by risky
0

berbicara tentang taktik komunikasi interpersonal efektif pada komunikasi kesehatan memang sesuatu yg menarik. Bagaimana tidak, kesalahan atau kelalaian medik yg terjadi justru umumnya mampu terjadi akibat proses komunikasi yg kurang baik. Kegagalan pada penyampaian dan penerimaan informasi mampu menyebabkan sesuatu hal yg sangat fatal. Kita mungkin pernah mendengar kesalahan medik yang terjadi dampak tindakan sang paramedis di pasien yg galat ciri-ciri, tertukar dan lain sebagainya. Ini ada hubungannya dengan proses komunikasi kesehatan.

Komunikasi interpersonal, sebagaimana kita tahu adalah komunikasi yang berlangsung antara individu satu dengan yg lainnya. Komunikasi ini pula dikenal sebagai komunikasi antar eksklusif. pada konteks kesehatan, komunikasi ini sangat krusial terutama baik antara sesama paramedis atau pun antara paramedis dengan pasien. Lantas, apa saja seni manajemen yang mampu diterapkan supaya proses komunikasi yang efektif mampu tercapai? Kita bisa mencoba melakukannya dengan beberapa langkah berikut ini:

Selalu gunakan kata–istilah yg praktis Dipahami
menggunakan kata–kata medis pada waktu berkomunikasi menggunakan pasien akan legal–sah saja Bila kita mampu menjelaskannya dengan baik. Komunikasi antar sesama paramedis mungkin tidak akan menjadi persoalan. tetapi demikian, tetap saja menggunakan istilah yang lugas dan jua sempurna lebih disarankan daripada memakai kata yg kurang lazim. misalnya, menyingkat diagnosa belum tentu bisa dipahami oleh energi kesehatan lain sebab singkatan-singkatan yang mungkin tidak familiar. Selain itu, ini jua akan berpengaruh terhadap cara komunikasi efektif menggunakan pasien.

Double Check adalah wajib
aktivitas buat double check berasal setiap berita yang diterima ialah hal yang harus. Ini berlaku terutama komunikasi yang berlangsung antar paramedis. bila mendapatkan instruksi berasal telepon, maka kita wajib melakukan konfirmasi dengan cara mengulangi pulang instruksi yg sudah kita terima. Guna berasal double check ini artinya buat memastikan bahwa isu yang diterima memang benar–sahih sudah valid serta sempurna.

gunakan Teknik Komunikasi Asertif
Komunikasi asertif adalah keliru satu teknik yg tepat buat digunakan menjadi strategi komunikasi interpersonal efektif pada komunikasi kesehatan. Secara lebih simpel, teknik komunikasi ini ialah bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan “no hurt feelings”. Kita bisa melakukannya menggunakan cara memberikan info atau pesan secara objektif. Pandangan-pandangan yg sifatnya subjektif terdapat baiknya buat dihindari saja. Teknik ini jua mampu dipergunakan pada teknik komunikasi terapeutik.

Perhatikan Etika Komunikasi
Menyambung asal poin sebelumnya, agar kita bisa baik pada berkomunikasi menggunakan teknik asertif maka kita mampu memperhatikan lebih cermat lagi ihwal etika komunikasi. Etika komunikasi penting buat diperhatikan sebagai akibatnya tutur istilah dan jua bagaimana sikap dalam berkomunikasi kita bisa baik. Apalagi Jika kita sudah membahas komunikasi interprofesional pada tatanan komunikasi kesehatan, etika komunikasi sudah jelas menjadi hal yang harus dilesapkan di dalamnya. Unsur-unsur komunikasi kesehatan pula bisa mulai kita pelajari.

Berkomunikasi menggunakan Percaya Diri
Komunikasi menggunakan percaya diri akan menyampaikan suatu kepercayaan tersendiri, baik di saat kita berkomunikasi dengan pasien juga saat berkomunikasi dengan tim medis lainnya. Perhatikan elemen komunikasi interpersonal yang terdapat. sikap percaya diri bisa ditampilan menggunakan kita menyampaikan berita disertai menggunakan rasional-rasional tertentu. Ini akan menjadikan kita lebih dianggap di ketika berkomunikasi. tapi ingat, taraf kepercayaan diri pula perlu diperhatikan karena Bila tidak justru bisa menjadi sebuah arogansi.

Hindari istilah–kata yg menunjuk di Janji atau jaminan
kata–kata yg sifatnya mengarah pada janji atau jaminan merupakan sesuatu yg harus dihindari pada saat kita melakukan proses komunikasi kesehatan. Bagaimana pun jua, kesehatan adalah sesuatu hal yg sifatnya sangat dinamis. waktu kita memberikan kata–istilah jaminan, maka tanggung jawab kita akan semakin akbar. Ini akan sebagai pertarungan manakala harapan dari klien tak sesuai menggunakan jaminan atau janji yang sudah diberikan.

menjadi Pendengar Aktif yg Cermat
sebagai pendengar aktif jua merupakan hal yang sangat krusial. saat kita berkomunikasi menggunakan orang lain di konteks tatanan kesehatan, maka kita bisa mendengarkan menggunakan baik setiap rincian info yang diberikan. Mendengarkan orang lain sambil lalu bisa memberikan sesuatu hasil yang cukup fatal. Tentu saja, seni manajemen komunikasi interpersonal efektif dalam komunikasi kesehatan ini bisa mulai kita terapkan sekarang.

Post Views: 1,014
Share

Instagram

View this post on Instagram

Shared post on Time

PIMPINAN PROGRAM STUDI


Dekan Fakultas ISIPOL
Dr. Yurial Arief Lubis, S.Sos, M.I.P



Wakil Dekan Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran Program Studi Ilmu Komunikasi
Dr. Evi Yunita Kurniaty, S.Sos, M.I.P



Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Inovasi dan Alumni Program Studi Ilmu Komunikasi
Dr. Armansyah Matondang, S.Sos, M.Si



Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi
Dr. Rehia Karenina Isabella Barus, S.Sos, M.SP, M.I.Kom



Kepala Bidang Pembelajaran dan Sistem Informasi Akademik Program Studi Ilmu Komunikasi
Dr. Rizky Fauziah, S.Sos, M.Ikom


INFO AKADEMIK

KAITAN UMA

Peta Lokasi

KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
HP : +628116013888
(061) 7368012
[email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
HP : +628116013888
(061) 42402994
[email protected]
© 2026 Ilmu Komunikasi-Program studi terbaik di Sumatera Utara
↑
↓