Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
facebook
youtube
instagram
Ilmu Komunikasi-Program studi terbaik di Sumatera Utara
Call Support 085121100093
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • Fungsionaris
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • KERJASAMA
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • Jurnal
      • Lapor AOC
      • Dosen Penasehat Akademik
    • JADWAL AKADEMIK
      • Jadwal Kuliah
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • Jadwal Seminar Dan Sidang
      • Jadwal UTS
      • Jadwal UAS
      • Jadwal Semester Antara
      • Rencana Wisuda
      • JADWAL PEMBAYARAN
    • KALENDER AKADEMIK
    • Kurikulum
      • SEMESTER I
      • SEMESTER II
      • SEMESTER III
      • SEMESTER IV
      • SEMESTER V
      • SEMESTER VI
      • SEMESTER VII
      • SEMESTER VIII
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • PRESTASI PRODI
    • LABORATORIUM
      • infomasi Laboratorium
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
      • Beasiswa KIP – Kuliah
      • Beasiswa Bank Indonesia (BI)
      • Beasiswa YPHAS (Rangking SLTA/Sederajat)
      • Beasiswa YPHAS (Bersaudara Kandung & Anak Dosen / Karyawan)
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Jurnal Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • OPAC
      • GMAIL
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Dosen Prodi
    • Blog Dosen
    • Aktivitas Dosen
    • Prestasi Dosen
    • Jurnal Dosen
    • AOC
    • TKTD
    • E-Learning
    • OPAC UMA
    • WEBMAIL
  • ARSIP
    • ALUR SKRIPSI
    • Pengumuman
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
  • HUBUNGI KAMI

5 Strategi Disiplin untuk Mengajari Anak-anak Perilaku Klasik

Home > Artikel > 5 Strategi Disiplin untuk Mengajari Anak-anak Perilaku Klasik

5 Strategi Disiplin untuk Mengajari Anak-anak Perilaku Klasik

Posted on February 19, 2021 by risky
0

Seorang anak yang santun akan menonjol di dunia sekarang ini karena semua alasan yang benar. Mengatakan, “Tolong” dan “terima kasih,” dan menggunakan tata krama meja yang baik akan membuat anak-anak Anda diperhatikan oleh guru dan orang tua lainnya.

Namun, mengajarkan tata krama yang baik tampaknya sedikit rumit. Mungkin sulit untuk meyakinkan seorang anak untuk mengikuti tata krama dasar ketika teman-temannya di sekolah mungkin tidak melakukannya.

Bantu anak Anda menguasai tata krama dasar dengan strategi disiplin ini:

1. Puji Penggunaan Tata Krama Anak Anda

Puji anak Anda setiap kali Anda menangkapnya dengan sopan santun. Untuk anak-anak kecil, ini mungkin berarti mengatakan, “Kerja bagus mengingat untuk mengucapkan ‘terima kasih.'”

Puji anak-anak yang lebih besar karena menyimpan ponsel mereka saat mereka di meja makan atau untuk berjabat tangan saat menyapa orang baru.

Jika Anda memiliki anak yang lebih kecil, segera berikan pujian. Katakan, “Kamu melakukan pekerjaan yang bagus dengan berterima kasih kepada Nenek atas hadiah itu.”

Jangan mempermalukan remaja dengan memujinya di depan orang lain. Sebaliknya, lakukan percakapan pribadi tentang bagaimana Anda menghargai bahwa dia berperilaku sopan terhadap tamu di acara kumpul keluarga atau beri dia umpan balik positif tentang bagaimana dia menangani interaksi dengan petugas toko.

2. Model Perilaku Sopan

Cara terbaik untuk mengajari anak Anda keterampilan baru adalah menjadi panutan yang baik . Ketika anak Anda melihat Anda berbicara dengan sopan kepada orang lain dan menggunakan sopan santun Anda, dia akan mengerti itu.

Kirimkan ucapan terima kasih, minta sesuatu dengan sopan, dan tunjukkan penghargaan ketika orang-orang baik. Baik Anda sedang antre di toko bahan makanan atau menelepon kantor dokter, anak-anak Anda memperhatikan perilaku Anda.

Dan berhati-hatilah dalam menangani situasi saat Anda sedang kesal. Jika Anda marah pada seseorang, apakah Anda cenderung meninggikan suara? Apakah Anda menggunakan kata-kata kasar saat Anda merasa seseorang telah memperlakukan Anda dengan tidak adil? Pesan Anda tentang pentingnya menggunakan tata krama tidak akan didengar jika Anda tidak mencontohkan cara berperilaku sopan dan hormat.

3. Situasi Rumit Role-Play

Bermain peran memberi anak-anak kesempatan untuk melatih keterampilan mereka. Ini bisa menjadi strategi yang membantu saat Anda memasuki situasi baru atau saat Anda menghadapi beberapa keadaan yang rumit.

Jika anak Anda yang berusia 5 tahun mengundang teman-temannya ke pesta ulang tahunnya, mainkan peran bagaimana menggunakan sopan santun saat membuka hadiah. Bantu dia berlatih bagaimana berterima kasih kepada orang lain atas hadiahnya dan bagaimana menanggapi jika dia membuka hadiah yang tidak dia sukai.

Duduklah bersama anak Anda dan katakan, “Apa yang akan Anda lakukan jika …” dan kemudian lihat apa yang akan dia katakan. Berpura-puralah menjadi teman atau orang dewasa lain dan lihat bagaimana anak Anda menanggapi situasi tertentu. Kemudian, berikan umpan balik dan bantu anak Anda menemukan cara berperilaku sopan dan hormat dalam berbagai skenario.

4. Berikan Penjelasan Singkat

Hindari menguliahi atau menceritakan dongeng bertele-tele. Sebaliknya, cukup nyatakan alasan mengapa suatu perilaku tertentu mungkin tidak dihargai.

Jika anak Anda mengunyah dengan mulut terbuka , katakan, “Orang tidak ingin melihat makanan di mulut Anda saat mereka mencoba makan.” Jika Anda mempermasalahkannya, Anda mungkin secara tidak sengaja mendorong perilaku tersebut untuk berlanjut.

Tetapi, jika Anda dapat menyatakan alasannya dengan tenang dan tanpa basa-basi, ini dapat menjadi pengingat bagi anak Anda tentang mengapa orang lain mungkin tidak menghargai apa yang dia lakukan.

5. Jaga Harapan Anda Sesuai Umur

Pastikan ekspektasi Anda sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan anak Anda. Anda dapat mulai melatih balita tentang dasar-dasar mengucapkan “tolong”, “terima kasih”, dan “maaf”.

Pada saat anak Anda beranjak remaja, Anda harus berfokus pada keterampilan tingkat lanjut seperti etiket telepon dan keterampilan komunikasi yang lebih kompleks.

Terkadang membantu untuk benar-benar fokus pada satu bidang pada satu waktu — seperti tata krama meja dasar — ​​sebelum beralih ke keterampilan lain. Jika Anda memberi anak Anda terlalu banyak untuk dipelajari, dia mungkin akan kewalahan. Juga umum bagi keterampilan sebelumnya untuk ditinjau kembali dari waktu ke waktu untuk memastikan anak Anda mengingat untuk menggunakannya.

Post Views: 634
Share

Instagram

View this post on Instagram

Shared post on Time

PIMPINAN PROGRAM STUDI


Dekan Fakultas ISIPOL
Dr. Yurial Arief Lubis, S.Sos, M.I.P



Wakil Dekan Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran Program Studi Ilmu Komunikasi
Dr. Evi Yunita Kurniaty, S.Sos, M.I.P



Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Inovasi dan Alumni Program Studi Ilmu Komunikasi
Dr. Armansyah Matondang, S.Sos, M.Si



Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi
Dr. Rehia Karenina Isabella Barus, S.Sos, M.SP, M.I.Kom



Kepala Bidang Pembelajaran dan Sistem Informasi Akademik Program Studi Ilmu Komunikasi
Dr. Rizky Fauziah, S.Sos, M.Ikom


INFO AKADEMIK

KAITAN UMA

Peta Lokasi

KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
HP : +628116013888
(061) 7368012
[email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
HP : +628116013888
(061) 42402994
[email protected]
© 2026 Ilmu Komunikasi-Program studi terbaik di Sumatera Utara
↑
↓