Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
facebook
youtube
instagram
Ilmu Komunikasi-Program studi terbaik di Sumatera Utara
Call Support 085121100093
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • Fungsionaris
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • KERJASAMA
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • Jurnal
      • Lapor AOC
      • Dosen Penasehat Akademik
    • JADWAL AKADEMIK
      • Jadwal Kuliah
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • Jadwal Seminar Dan Sidang
      • Jadwal UTS
      • Jadwal UAS
      • Jadwal Semester Antara
      • Rencana Wisuda
      • JADWAL PEMBAYARAN
    • KALENDER AKADEMIK
    • Kurikulum
      • SEMESTER I
      • SEMESTER II
      • SEMESTER III
      • SEMESTER IV
      • SEMESTER V
      • SEMESTER VI
      • SEMESTER VII
      • SEMESTER VIII
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • PRESTASI PRODI
    • LABORATORIUM
      • infomasi Laboratorium
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
      • Beasiswa KIP – Kuliah
      • Beasiswa Bank Indonesia (BI)
      • Beasiswa YPHAS (Rangking SLTA/Sederajat)
      • Beasiswa YPHAS (Bersaudara Kandung & Anak Dosen / Karyawan)
    • SISTEM INFORMASI
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Jurnal Mahasiswa
      • AOC
      • E-Learning
      • APIK
      • OPAC
      • GMAIL
    • Prestasi Mahasiswa
  • DOSEN
    • Dosen Prodi
    • Blog Dosen
    • Aktivitas Dosen
    • Prestasi Dosen
    • Jurnal Dosen
    • AOC
    • TKTD
    • E-Learning
    • OPAC UMA
    • WEBMAIL
  • ARSIP
    • ALUR SKRIPSI
    • Pengumuman
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
  • HUBUNGI KAMI

Apa yang membuat siaran pers layak diberitakan?

Home > Artikel > Apa yang membuat siaran pers layak diberitakan?

Apa yang membuat siaran pers layak diberitakan?

Posted on October 8, 2021 by risky
0

Setelah mempelajari poin-poin penting dalam menulis artikel berita, mari kita lihat lebih dekat istilah “layak berita” yang baru saja kita singgung.

Nilai-nilai berita, kadang-kadang disebut sebagai kriteria berita di beberapa sumber, adalah pedoman umum yang menentukan seberapa menonjol sebuah outlet media memberikan sebuah berita. Nilai-nilai ini menjelaskan mengapa sebuah berita menarik perhatian audiensnya dan mengapa seorang jurnalis memutuskan bahwa cerita tersebut layak diberitakan.

Berita adalah suatu peristiwa yang baru saja terjadi atau akan terjadi dalam waktu dekat dan harus menjadi perhatian masyarakat. Ini pada dasarnya adalah informasi yang ingin didengar atau perlu diketahui orang. Agar dapat dinilai sebagai berita, konten harus menginformasikan, mendidik atau menghibur publik, akurat dan jujur. Segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita dapat dianggap sebagai suatu peristiwa. Namun, tidak semua peristiwa memiliki nilai berita.

Untuk menganalisis suatu peristiwa dalam hal nilai berita, pertama-tama perlu dipahami apakah peristiwa itu menjawab pertanyaan spesifik:

  • Apakah ini peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya?
  • Apakah itu up to date atau baru?
  • Apakah nama-nama terkenal dan terkenal terlibat?
  • Apakah audiens target tertarik dengan acara terkini yang disiarkan oleh media?
  • Apakah ada unsur-unsur dalam acara yang merangsang emosi dan rasa ingin tahu?
  • Apakah itu memiliki sisi politik atau sosial?
  • Apakah ada unsur konflik?
  • Apakah itu menawarkan pengetahuan atau inovasi ilmiah?
  • Konten yang dapat menjawab pertanyaan ini berarti berita.

Pada 1960-an, peneliti Johan Galtung dan Mari Holmboe Ruge meneliti berita di seluruh dunia untuk menentukan kesamaannya ( Galtung & Ruge, 1965 ). Masih mengacu pada hari ini oleh jurnalis dan pakar komunikasi, penelitian ini membuat daftar nilai berita pertama. Nilai berita telah berkembang dari waktu ke waktu dan saat ini, 8 nilai digunakan untuk menentukan kelayakan berita suatu berita. Nilai berita adalah elemen cerita yang digunakan jurnalis untuk menilai dan menentukan dengan cepat apakah sebuah ide atau peristiwa layak dibagikan kepada audiens.

Memahami nilai berita akan membantu pembuat konten mengembangkan konten dan strategi SEO yang sukses. Dari memilih ide yang menarik untuk konten hingga melakukan penelitian, merancang, dan yang paling penting, untuk menawarkan kepada jurnalis, editor, dan penerbit online, nilai-nilai berita ini adalah elemen penting untuk meningkatkan kelayakan berita.

berita

Apa nilai berita utama?

Unsur-unsur yang dianggap sebagai “nilai berita” dapat bervariasi tergantung pada publikasi, waktu publikasi, karakteristik budaya masyarakat dan kebijakan publikasi. Namun secara umum, nilai-nilai ini umum di seluruh dunia. Kombinasi nilai berita memperkuat kelayakan berita dan menarik khalayak yang lebih luas.

Nilai berita yang khas

  • Ketepatan waktu

Berita menjadi ketinggalan zaman dengan cepat. Peristiwa atau cerita baru-baru ini yang baru saja terjadi atau akan terjadi dalam waktu dekat memiliki nilai berita yang lebih tinggi daripada kejadian sebelumnya. Berita terkini, acara musiman, dan liburan adalah contoh yang baik. Peristiwa ini perlu dilaporkan sesegera mungkin.

  • Dampak

Ketika sebuah peristiwa mempengaruhi jumlah orang yang lebih signifikan, itu menjadi lebih layak diberitakan. Masalah kesehatan, kesejahteraan, transportasi berdampak pada sebagian besar masyarakat. Berita ini menarik banyak minat publik.

  • Konflik

Membuat konten seputar konflik secara langsung meningkatkan cakupannya. Konflik ini dapat berupa perang, konflik politik, atau kompetisi olahraga. Acara semacam ini mendorong penonton untuk memihak. Oleh karena itu, mereka menjadi berinvestasi secara emosional dalam cerita, yang mengarah ke nilai berita yang lebih tinggi.

  • Mata uang

Peristiwa yang sudah populer di kalangan masyarakat dan banyak dibicarakan adalah contoh dan indikator nilai mata uang yang baik. Perkembangan lebih lanjut dari suatu peristiwa atau cerita sampingan lebih menarik perhatian.

  • Tak terduga (Aneh)

Peristiwa yang tidak biasa memiliki nilai berita lebih dari kejadian sehari-hari. Anjing yang menggigit manusia biasanya bukanlah berita, sedangkan pria yang menggigit anjing adalah hal yang aneh dan memiliki nilai berita.

  • Kedekatan

Sebuah peristiwa atau cerita yang terjadi di komunitas asal seseorang memiliki nilai berita lebih dari peristiwa yang terjadi jauh. Mendapatkan lebih banyak perhatian dari penonton tergantung pada lokasi acara.

  • Ketertarikan manusia

Orang ingin membaca cerita tentang orang lain. Cerita yang menarik secara emosional menarik lebih banyak perhatian. Cerita bahagia atau sedih, prestasi, cerita tentang makanan atau kesehatan lebih menarik perhatian publik.

  • menonjol

Acara lebih layak diberitakan ketika mereka melibatkan tokoh masyarakat. Orang-orang seperti selebriti, politisi, aktor, atau olahragawan menarik lebih banyak minat.

Post Views: 1,850
Share

Instagram

View this post on Instagram

Shared post on Time

PIMPINAN PROGRAM STUDI


Dekan Fakultas ISIPOL
Dr. Yurial Arief Lubis, S.Sos, M.I.P



Wakil Dekan Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran Program Studi Ilmu Komunikasi
Dr. Evi Yunita Kurniaty, S.Sos, M.I.P



Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Inovasi dan Alumni Program Studi Ilmu Komunikasi
Dr. Armansyah Matondang, S.Sos, M.Si



Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi
Dr. Rehia Karenina Isabella Barus, S.Sos, M.SP, M.I.Kom



Kepala Bidang Pembelajaran dan Sistem Informasi Akademik Program Studi Ilmu Komunikasi
Dr. Rizky Fauziah, S.Sos, M.Ikom


INFO AKADEMIK

KAITAN UMA

Peta Lokasi

KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
HP : +628116013888
(061) 7368012
[email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
HP : +628116013888
(061) 42402994
[email protected]
© 2026 Ilmu Komunikasi-Program studi terbaik di Sumatera Utara
↑
↓